Friday, May 2, 2014

Wastafel Antik Dengan Design Art Deco Era Kolonial Belanda ( SOLD OUT / TERJUAL )

 Design Art Deco dengan perpaduan warna yang sangat serasi dan pas antara warna putih pada bagian atas dan warna krem pada bagian sisi - sisinya.



 Pada bagian bawah wastafel terdapat marking BATAVIA 3105416 dan beberapa goresan angka entah no seri atau apa. Marking BATAVIA pada bagian bawah wastafel sangat mirip bentuk dan modelnya dengan marking yang sering dijumpai pada marmer putih furniture - furniture tua.

 Pada bagian ini terdapat marking sepertinya pabrik pembuat wastafel seperti tampat pada foto dibawah :


Wastafel antik dengan design Art Deco, wastafel ini saya dapatkan dari rumah tua yang sudah ada sejak tahun 1904 dan pada tahun 1940an rumah tersebut telah mengalami renovasi dan pembangunan ulang karena pergantian pemilik dari pemilik sebelumnya orang Belanda menjadi rumah orang keturunan Tionghoa, dan sejak renovasi itu wastafel ini telah diganti dengan wastafel baru buatan Jepang dan hanya menjadi penghuni gudang rumah tersebut saja. Sebenarnya wastafel jenis ini biasa digunakan di belakang rumah atau dibagian dapur rumah kuno tetapi jika diaplikasikan sebagai wastafel didalam rumah pun masih pantas mengingat banyak design wastafel zaman sekarang pun yang berukuran besar. Design Art Deco dengan perpaduan warna yang pas antara putih dan krem. Dimensi panjang 62Cm, lebar 46Cm, dan tinggi 17Cm, bobot wastafel berat karena berbahan padat dan tebal. Masih sangat layak diaplikasikan bagi anda yang hendak membangun rumah bergaya kolonial atau antik atau hanya ingin menambah kesan vintage antik di rumah. Pengaplikasian mudah, tinggal membuat besi siku - siku saja atau menanamkannya di tembok. Kondisi utuh, tidak ada retak, hanya ada beberapa cuil hanya pada bagian atas ( Foto 1 ) yang tergolong toleransi karena usia barang sudah sangat tua atau jika tidak anda dapat merepairnya dengan menggunakan semen putih, saya biarkan kondisi apa adanya sejak didapat untuk mempertahankan originalitasnya.

SOLD OUT / TERJUAL 

No comments:

Post a Comment